Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 10:04:01【Tempat Makan】319 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(64486)
Artikel Terkait
- Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia
- Menko Polkam: Negara kondusif selama setahun kepemimpinan Prabowo
- BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI
- Khasiat buah mentimun untuk diet, kulit, hingga fungsi ongak
- Tips aman dan nyaman menonton konser
- Danone ajak orang tua sadar tanda alergi susu sapi sejak dini
- Iran kecam pelanggaran berulang Israel terhadap gencatan senjata di Gaza
- KBRI Phnom Penh bantu 97 WNI yang ditangkap polisi Kamboja
- Warga Taiwan Berbondong
- BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI
Resep Populer
Rekomendasi

Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi

JEF 2025 dinilai jadi ruang pelaku ekraf dorong ekonomi Jakarta

Kemlu upayakan WNI kabur dari sentra online scam Kamboja dipulangkan

Tim Rescue TNGR bersihkan sampah di tebing curam Gunung Rinjani

Celios dorong penguatan industri besi hingga mamin jaga ekspor RI

Aktris Diane Keaton mengidap pneumonia bakterial jelang wafat

Kemlu upayakan WNI kabur dari sentra online scam Kamboja dipulangkan

DPRD Kendari